Travel

Menjelajah Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)

Menjelajah Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)

Piramida Mesir – Nama ini cukup untuk membuat sensasi di dalam pikiran seseorang. Misterius di waktu yang sama megah dalam rangka adalah bagaimana Anda dapat menguraikan piramida Mesir. Selain piramida dan sungai Nil beberapa tidak akan tahu data penting yang mirip dengan Mesir. Namun neg0ara ini penuh dengan kejutan. Ada beberapa situs di mana orang-orang mengunjungi tempat ini benar-benar ingin pergi ke beberapa tempat yang sangat bersejarah. Sebagai contoh, Sharm el-Sheikh, Luxor, Kairo dan sebagai nya adalah beberapa dengan situs mana satu harus mengunjungi tahu tentang peradaban Mesir dan kaisar. Salah satu yang paling proksimal dan sederhana untuk berhasil dalam tujuan Mesir Sharm el-Sheikh. Salah satu nya yang akan kita bahas adalah Luxor. Simak selanjutnya

Mengupas Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)
Menjelajah Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)

Luxor – modern adalah sebuah kota yang dibangun di atas bekas kota tua Thebes, sebuah kota yang pada zaman dulu merupakan ibukota kerajaan Mesir kuno. Kota Thebes sendiri menjadi ibukota Mesir kuno pada tahun 1550-1069 SM dimana raja mereka dikenal dengan sebutan Firaun / Pharaoh. Masyarakat Mesir kuno menyebut kota Thebes sebagai kota mulia pemberian Dewa Amon Ra (Dewa Mataharai bangsa Mesir kuno). Kota ini didirikan untuk digunakan sebagai tempat menyembah Dewa Amon Ra.

[ Ikuti Program Umroh Plus Cairo ]

Letak Kota Luxor

Kota Luxor (bahasa Arab: الأقصر) berada di Mesir bagian utara dan di tengahnya dibelah oleh sungai Nil dimana perkembangan kota tersebut berada di tepi timur dan barat sungai. Berdasarkan kepercayaan (mitologi) bangsa Mesir kuno, peredaran matahari merupakan hal yang sangat penting. Perederan matahari yang terbit dari timur dan terbenam di barat merupakan siklus kehidupan mereka dan menjadi filosofi dalam bertempat tinggal. Luxor bagian timur dijadikan sebagai tempat pusat aktifitas dari peradaban di mana semua mahkluk hidup lahir, tumbuh, berkembang, dan menjalani kehidupan. Sedangkan Luxor bagian barat (kota Thebes) dijadikan sebagai tempat pemakaman dan kuil penyembahan Dewa Kematian.
Pada awalnya, terdapat 3 bagian kota yang saling terpisah, yakni Kota Luxor di pesisir timur Sungai Nil di mana penduduk bermukim; kota Karnak dan Thebes di pesisir barat Sungai Nil yang digunakan sebagai tempat pemakaman dan kuil pemujaan dewa. Tetapi, sekarang ini ketiga wilayah tersebut digabung menjadi satu kota: Kota Luxor. (baca juga : Tips umroh untuk orang yang sudah lansia)

read more