Travel

Pulau Misool Di Raja Ampat, Pesona Dari Timur Indonesia

Pulau misool raja ampat

Pulau Misool di Raja Ampat merupakan destinasi yang menghadirkan hamparan keindahan bawah lautnya. Jika anda ingin melakukan destinasi ke Kepulauan Raja Ampat, pulau Misool bisa masuk dalam list petualangan anda di Raja Ampat, anda akan menemukan keindahan pesona dari timur Indonesia yang hadir dan diwakili oleh Pulau Misool ini. Tempat ini bisa jadi menjadi salah satu tempat terpopuler di Raja Ampat setelah Pulau Wayag. Pulau Misool memiliki luas wilayah 2034 km persegi dan titik tertinggi yang dimiliki oleh tempat ini berada pada ketinggian 534 m. Karena keindahan alam yang ditawarkan oleh Pulau Misool ini, jangan lupa untuk mengabadikan momen anda bersama keluarga jika berkunjung ke pulau eksotis ini.

Pulau Misool di Raja Ampat ini masuk dalam salah satu segitiga karang dunia. Tidak heran kenapa pemandangan bawah laut yang ada pada sekitar Pulau Misool menjadi salah satu keindahan laut yang paling indah di Papua  Barat, atau bahkan mejadi salah satu yang terindah didunia. Banyak yang wisatawan temui saat berpetualang di bawah laut sekitar Pulau Misool ini. Wisatawan bisa menemui hamparan trumbu karang, kemudian ikan hiu, ikan pari, bahkan jika beruntung bisa bertemu penyu, serta ada juga biota laut lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini karena ada banyak jenisnya yang sebelumnya telah menjadi penghuni dari dunia bawah laut di Raja Ampat ini.

Karena Pulau ini berbatasan langsung dengan laut Seram dan berbatasan dengan perairan laut lepas, Pulau dengan keindahan bawah lautnya ini menjadi jalur lau lintas dari hewan laut besar seperti contohnya paus dan tidak ketinggalan ada hewan gurita juga. Menurut masyarakat disana, hewan laut seperti paus dapat ditemukan pada siang hari, sedangkan gurita sering ditemukan di malam hari. Pulau Misool di Raja Ampat ini bisa menjadi kawasan mesterius karena terkadang ada hewan besar dan langka yang jarang ditemukan dinegara lain. Entah benar atau tidak kabar itu, yang pasti anda bisa menikmati hamparan keindahan luas yang membentang dibawah laut sekitar Pulau Misool dan ditemani oleh biota laut penghuni kepulauan Raja Ampat.

read more

Travel

Menjelajah Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)

Menjelajah Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)

Piramida Mesir – Nama ini cukup untuk membuat sensasi di dalam pikiran seseorang. Misterius di waktu yang sama megah dalam rangka adalah bagaimana Anda dapat menguraikan piramida Mesir. Selain piramida dan sungai Nil beberapa tidak akan tahu data penting yang mirip dengan Mesir. Namun neg0ara ini penuh dengan kejutan. Ada beberapa situs di mana orang-orang mengunjungi tempat ini benar-benar ingin pergi ke beberapa tempat yang sangat bersejarah. Sebagai contoh, Sharm el-Sheikh, Luxor, Kairo dan sebagai nya adalah beberapa dengan situs mana satu harus mengunjungi tahu tentang peradaban Mesir dan kaisar. Salah satu yang paling proksimal dan sederhana untuk berhasil dalam tujuan Mesir Sharm el-Sheikh. Salah satu nya yang akan kita bahas adalah Luxor. Simak selanjutnya

Mengupas Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)
Menjelajah Sejarah Jejak Firaun di Kota Luxor (Mesir)

Luxor – modern adalah sebuah kota yang dibangun di atas bekas kota tua Thebes, sebuah kota yang pada zaman dulu merupakan ibukota kerajaan Mesir kuno. Kota Thebes sendiri menjadi ibukota Mesir kuno pada tahun 1550-1069 SM dimana raja mereka dikenal dengan sebutan Firaun / Pharaoh. Masyarakat Mesir kuno menyebut kota Thebes sebagai kota mulia pemberian Dewa Amon Ra (Dewa Mataharai bangsa Mesir kuno). Kota ini didirikan untuk digunakan sebagai tempat menyembah Dewa Amon Ra.

[ Ikuti Program Umroh Plus Cairo ]

Letak Kota Luxor

Kota Luxor (bahasa Arab: الأقصر) berada di Mesir bagian utara dan di tengahnya dibelah oleh sungai Nil dimana perkembangan kota tersebut berada di tepi timur dan barat sungai. Berdasarkan kepercayaan (mitologi) bangsa Mesir kuno, peredaran matahari merupakan hal yang sangat penting. Perederan matahari yang terbit dari timur dan terbenam di barat merupakan siklus kehidupan mereka dan menjadi filosofi dalam bertempat tinggal. Luxor bagian timur dijadikan sebagai tempat pusat aktifitas dari peradaban di mana semua mahkluk hidup lahir, tumbuh, berkembang, dan menjalani kehidupan. Sedangkan Luxor bagian barat (kota Thebes) dijadikan sebagai tempat pemakaman dan kuil penyembahan Dewa Kematian.
Pada awalnya, terdapat 3 bagian kota yang saling terpisah, yakni Kota Luxor di pesisir timur Sungai Nil di mana penduduk bermukim; kota Karnak dan Thebes di pesisir barat Sungai Nil yang digunakan sebagai tempat pemakaman dan kuil pemujaan dewa. Tetapi, sekarang ini ketiga wilayah tersebut digabung menjadi satu kota: Kota Luxor. (baca juga : Tips umroh untuk orang yang sudah lansia)

read more